Inilah 3 Srikandi Teladan Indonesia

Peliknya hambatan, mimimnya dana tidak menghambat 3 srikandi ini menjalankan tugas mulia. Siti Fatonah (Kendal), Debora Harmi (Semarang), dan Sinti Muntianah (Batu) adalah wanita-wanita yang mendedikasikan diri untuk membantu wanita-wanita di sekitar mereka untuk mendapatkan bantuan kesehatan, khususnya dalam penanganan kesehatan saat kelahiran.

Ketiga perempuan luar biasa ini meraih penghargaan atas proposal dan upaya mereka dalam menjalankan tugas sebagai bidan di daerah-daerah mereka. Ketiga srikandi ini mencapai penghargaan bersama dengan 6 bidan lainnya (ketiga kategori masing-masing memiliki 3 finalis). Pengumuman pemenang ini digelar dalam Srikandi Award 2010 di Balai Kartini Rafflesia Ballroom, Jakarta, Selasa, 21 Desember 2010.

Ketiga srikandi ini adalah bidan-bidan dari daerah yang mengajukan proposal kepada Pos Bhakti Bidan dalam rangka meraih penghargaan sebagai “Srikandi Award” yang digelar PT Sari Husada dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk mencari bidan terbaik. Para bidan terbaik ini sebelumnya telah melalui beberapa tahapan, antara lain; pengajuan proposal, mentoring, monitoring, dan evaluasi program. Sebanyak 500 proposal dari berbagai daerah di Indonesia telah diseleksi untuk menemukan yang terbaik dari 3 kategori yang bertujuan untuk mencapai Millenium Development Goals (MDGs) 2015.

Srikandi Award yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2009 itu merupakan program pembinaan dan penghargaan terhadap bidan yang memberi bakti kepada masyarakat dalam upaya menurunkan angka malnutrisi (MDGs 1), angka kematian anak (MDGs 4), dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu (MDGs 5). Program ini diharapkan mampu menginspirasi dan mengajak para bidan lain untuk ikut berkomitmen dan berupaya mendukung terciptanya peningkatan kualitas taraf kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak.

“Bidan telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia, terutama di daerah-daerah yang memiliki kondisi geografis yang sulit terjangkau oleh tenaga kesehatan lainnya. Para bidan ini memiliki dedikasi dan komitmen yang tinggi dalam membangun serta meningkatkan kualitas kesehatan di daerah mereka masing-masing. Oleh karena itu, kami memberikan apresiasi kepada para bidan yang telah menjadi tokoh teladan di masyarakat di bidang kesehatan dan sosial. Sesuai harapan, seluruh proposal Pos Bhakti Bidan yang kami terima telah memaparkan program-program kesehatan yang sangat berguna untuk memajukan kesehatan masyarakat tempat bidan itu bekerja,” jelas Yeni Fatmawati, Corporate Affairs Director PT Sari Husada dalam siaran pers.

“Penghargaan ini diberikan kepada para wanita-wanita luar biasa yang berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan wanita di Indonesia. Menjadi bidan membutuhkan dedikasi dan tanggung jawab besar karena 60 persen kelahiran di Indonesia adalah lewat bidan. Seringkali mereka diminta melakukan begitu banyak tugas yang di luar tanggung jawab mereka. Bahkan tak jarang, mereka diminta melewati bukit-bukit, menaiki sampan, dan medan berat lainnya untuk sampai ke pasien mereka. Semoga cerita-cerita inspiratif para srikandi ini bisa menjadi harapan atas perbaikan kesehatan ibu dan anak di Indonesia di masa depan,” papar Boris Bourdin, Presiden Direktur PT Sari Husada saat pembukaan malam penghargan.

sumber: kompas.com, Editor: Nadia Felicia

Menjual dan Menyewakan Media Display

..