10 Miliarder Dunia yang Hidup Foya-foya Lalu Bangkrut 2

Bijak – Sambungan dari postingan sebelumnya “10 Miliarder Dunia yang Hidup Foya-foya Lalu Bangkrut“. Berikut ini 10 orang terkenal di dunia yang mengalami kebangkrutan, setelah meraih puncak kesuksesan di bidangnya masing-masing yang dilansir dari Oddee.com

6. Calvin B Doteys

Calvin B Doteys

Calvin B Doteys adalah sebuah keluarga kaya dan sangat dihormati pada akhir 1800-an di sebuah kota di Ohio, Steubenville.

Dari pernikahannya, Calvin dikaruniai dua orang anak, yaitu Molly dan Harry. Keduanya adalah anak yang malas. Kerjanya hanya bisa menghambur-hamburkan uang ayahnya.

Selain itu, keduanya suka sekali menarik perhatian orang di sekitarnya dengan berdandan dan bertingkah laku aneh.

Harry misalnya. Ia suka sekali mengenakan kemeja berwarna pink dengan kalung salib melingkar di lehernya dan memakai cincin permata besar di kedua jarinya.

Saat ia menonton sebuah pertunjukan, Harry selalu membeli dua kursi untuk menempatkan topi, sarung tangan, dan jaketnya.

Baik Harry dan Molly juga sangat menyukai berbagai lukisan dan furnitur mewah. Rumah mereka di South Street bakan digantungi lukisan langka dan dipenuhi dengan benda-benda yang tak ternilai harganya.

Ketika semua uang hasil kerja keras ayahnya dihabiskan, kekayaan keluarga Dotey’s pun perlahan-lahan sirna. Mereka pun akhirnya jatuh miskin.

Akhirnya mereka pindah ke sebuah permukiman miskin di Jefferson County. Harry sempat bekerja sebagai pemain organ gereja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, namun itu tak bertahan lama.

Kemiskinan akhirnya membuatnya Molly meninggal, sementara Harry harus menghabisi sisa hidupnya di Massillon Insane Asylum. Padahal ia tidak benar-benar gila.

7. Walt Disney

Walt Disney

Walter Elias Disney atau lebih dikenal sebagai Walt Disney lahir di Chicago, Illinois, Amerika Serikat, 5 Desember 1901. Ia adalah seorang produser film, sutradara, animator, dan pengisi suara berkebangsaan Amerika Serikat.

Sebelum ia tenar, Disney pernah memiliki usaha di kampung halamannya di Kansas City, Missouri. Ia menciptakan sebuah film kartun “Lough O Grams” dan menjadi hits saat itu.

Dari sana, para investor pun mulai berdatangan dan menanamkan modal mereka hingga jumlahnya mencapai US$ 15.000 atau sekitar Rp 195 juta. Pada 1922, Disney akhirnya membangun sebuah studio.

Semuanya berjalan baik sampai distributor membuat perusahaannya berhenti beroperasi. Agar berhemat, Disney tidur di kantornya dan makan makanan kaleng isi kacang.

8. Mark Twain

Mark Twain

Samuel Langhorn Clemens, dikenal sebagai Mark Twain, adalah seorang humoris dan penulis novel The Adventures of Huckleberry Finn.

Selain penulis, Mark juga dikenal sebagai pengusaha. Namun usahanya itu mengalami banyak kerugian.

Kerugian terbesarnya berasal dari Paige Compasitor, yaitu sebuah mesin cetak buatannya.

Mark menghabiskan hampir US$ 8 juta atau sekitar Rp 10 miliar untuk menyempurnakan mesin tersebut. Sayangnya saat diluncurkan mesin tersebut tidak dapat beroperasi dan ia harus membayar semua utang-utangnya.

9. Willie Nelson

Willie Nelson

Willie Hugh Nelson atau yang akrab dipanggil Willie Nelson adalah penyanyi dan pencipta lagu musik country Amerika Serikat. Ia sekaligus seorang penulis, penyair, aktor, dan aktivis.

Masalah Willie Nelson dengan IRS atau pihak pajak hampir sama legendarisnya dengan karier bermusiknya. Berkat saran buruk dari perusahaan pajaknya, ia harus membayar tunggakan sebesar US$ 32 juta atau sekitar Rp 417 miliar.

Itu pun masih belum cukup untuk membayar utang-utangnya. Pihak pajak pun lalu datang dan membuat sebuah kesepakatan. Willie pun membuat sebuah album dan akan membagi hasil penjualan albumnya dengan pemerintah.

Album yang berjudul Who’ll Buy My Memories hanya laku terjual sebanyak 160.000 eksemplar.

10. Michael Jackson

Michael Jackson

Michael Jackson bisa dibilang adalah penyanyi paling terkenal di planet ini. Ia telah menjual lebih dari 100 juta album selama berkarier di dunia musik.

Namun, karena gaya hidup mewahnya dan beberapa kasus hukum membuat penyanyi ini terlilit utang sebesar US$ 500 juta.

Akibatnya kasus utangnya, The King Of Pop ini stres berat. Hingga ia pun mengonsumsi berbagai obat-obatan untuk melupakan semua masalahnya. Sampai akhirnya ia ditemukan telah meninggal yang diduga karena overdosis.

sumber: liputan6.com

Menjual dan Menyewakan Media Display

..