10 Miliarder Dunia yang Hidup Foya-foya Lalu Bangkrut

Bijak – Bagi mereka yang hidup serba kecukupan atau bergelimang harta, bangkrut adalah sebuah ancaman di tengah-tengah kesuksesan.

Banyak sebab mengapa seseorang bisa mengalami kebangkrutan. Bila orang tersebut seorang pengusaha, faktor utama yang perlu diwaspadai adalah utang perusahaan.

Bila orang tersebut seorang musikus atau atlet terkenal, biasanya mereka terbius dengan popularitas hingga dibutakan oleh kemewahan yang melimpah. Sampai akhirnya bisa terjerumus pada penyalahgunaan obat terlarang yang menguras semua harta benda.

Apakah setelah itu mereka bisa bangkit dari keterpurukan? Ya, beberapa bisa melakukannya meski melalui proses yang panjang. Namun tidak sedikit pula yang akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup.

Berikut ini 10 orang terkenal di dunia yang mengalami kebangkrutan, setelah meraih puncak kesuksesan di bidangnya masing-masing yang dilansir dari Oddee.com

1. Stanley Burrell atau lebih dikenal dengan MC Hammer

MC Hammer

Bagi Anda yang suka musik rap, mungkin tak asing lagi dengan nama MC Hammer. Di tahun 90-an, musikus berkulit hitam ini pernah hits dengan single-nya yang berjudul “U Can’t Touch This” dan “Don’t Hurt Them” dari album Please Hammer yang berhasil terjual hingga 18 juta kopi.

Di puncak popularitasnya, penyanyi ini mendapatkan pendapatan sebesar US $ 30 juta atau sekitar Rp 391,5 miliar per tahunnya.

Namun sang rapper yang memiliki nama asli Stanley Burrell ini tidak menggunakan uangnya dengan bijak. Ia malah hidup berfoya-foya dengan membeli sebuah rumah dengan harga US$ 1 juta atau sekitar Rp 13 miliar dengan 200 pembantu.

Hammer juga menghabiskan US$ 30 juta atau sekitar Rp 391,2 miliar untuk merenovasi rumah barunya di California, Amerika Serikat, dengan lantai marmer, dua kolam renang, pintu gerbang yang dilapisi emas, lapangan baseball dan studio rekaman. Demikan dilansir dari Sickchirpse.com.

Seiring kesuksesannya, Hammer juga mengalami pukulan keras di bidang hukum terkait kasus plagiat yang dilakukannya. Perselisihan yang paling banyak mendapatkan perhatian dari masyarakat adalah saat ia digugat oleh Rick James, seorang musikus dan komposer terkenal di Amerika yang menuntut ganti rugi atas lagu “U Can’t Touch This”.

Dari kasus ini, Hammer mengeluarkan uang sebesar US $13 juta atau sekitar Rp 169 miliar dari kantongnya.

Selain itu, bisnis yang dijalankan pemilik nama asli Stanley Burrell ini banyak yang gagal dengan utang yang menumpuk. Sampai akhirnya Hammer pun mengalami kebangkrutan pada tahun 1996, sebelum ia memutuskan menjadi pendeta.

2. Eike Batista

Eike Batista

Eike Batista dijuluki orang terkaya di negaranya Brasil pada 2012. Ia berhasil mengumpulkan kekayaannya dari usaha tambang emas dan perak yang digelutinya.

Usahanya itu bernilai US$ 35 juta atau sekitar Rp 457 miliar yang dibagi dalam enam perusahaan di bidang pertambangan, energi, dan minyak.

Namun semua kekayaannya itu habis karena overspending hingga Eike terlilit utang. Untuk membayar semua utang-utang, aset, di antaranya kapal, pesawat, dan bangunan disita oleh pemerintah.

Setelah kejadian ini, orang yang pernah dijuluki sebagai orang terkaya di Brasil disebut “miliarder negatif” karena memiliki utang lebih dari 1 miliar dolar.

3. David Segel

David Segel

David Segel adalah seorang pengusaha real estate sukses dari Amerika Serikat.

Dengan semua kekayaannya, pada tahun 2008 ia dan istrinya Jackie membangun rumah terbesar dan sangat mewah di Amerika. Di dalamnya dibangun 30 kamar mandi dan tempat skating seluas 90.000 meter persegi.

Namun semuanya itu lenyap begitu krisis moneter melanda Amerika. Pasar saham yang ambruk ditambah keduanya sering melakukan pemborosan membuat keluarga ini kehilangan segalanya.

4. Bjorn Borg

Bjorn Borg

Bjorn Borg adalah superstar tenis Swedia pada tahun 1970 yang menduduki peringkat nomor satu pemain dunia setelah memenangkan 11 turnamen Grand Slam.

Namun di usianya yang ke-26, ketika berada di masa jaya, petenis muda ini mengejutkan dunia dengan mengumumkan pengunduran dirinya dari olahraga yang melambungkan namanya.

Di titik itulah jalan hidupnya mulai berubah. Bjorn pernah mengalami dua kali kehidupan berumah tangga, tapi keduanya berakhir pada perceraian.

Ia bahkan pernah menjadi pencandu obat-obatan terlarang dan pernah dirawat di rumah sakit karena overdosis. Tapi semuanya itu membuatnya ia bangkit dari keterpurukan.

Bjorn mulai membersihkan namanya dengan meluncurkan sebuah koleksi pakaian dan sebuah situs kencan.

5. Billy Joel

Billy Joel

Billy Joel adalah seorang musikus, penyanyi, dan penulis lagu terkenal sepanjang era 70-an. Ia melambung dengan lagunya yang berjudul “Just The Way You Are”.

Sepanjang karier bermusiknya, pria kelahiran Bronx, New York, tahun 1964 ini bahkan telah menjual lebih dari 150 juta album dan 23 juta eksemplar album greatest hits.

Seperti dilansir dari Telegraph.co.uk, Billy adalah artis solo ketiga terlaris sepanjang masa di Amerika Serikat. Lebih besar dari Bruce Springsteen, Madonna, dan Michael Jackson.

Di tengah kesuksesaanya sebagai musikus, penyanyi yang menikah dengan seorang supermodel ini menghadapi beberapa masalah keuangan.

Saat ia bercerai dengan istri pertamanya, Billy harus mengeluarkan jutaan dolar, ditambah lagi dengan ulah sang manajer yang menggelapkan sejumlah uang miliknya. Semua ini membuatnya mengalami kebangkrutan, sampai ia pun harus melakukan tur musik untuk menutup kerugiannya.

Bersambung, 10 Miliarder Dunia yang Hidup Foya-foya Lalu Bangkrut 2

Menjual dan Menyewakan Media Display

..