Nasib Itu Tidak Permanen

Sesuatu yang kita sebut ‘nasib’ itu bukanlah sebuah keadaan yang permanen.

Ia sangat lentur, luwes, dan reaktif. Dan ia berespon kepada kualitas sikap dan tindakan-tindakan kita tanpa menyumbangkan pendapatnya sendiri.

Ia sangat menuruti perintah kita, yang dibaca dan dimengertinya dari kesungguhan upaya kita.

NASIB MENJADI SEBAGAIMANA KITA MENJADIKANNYA.

Orang yang berpendapat buruk mengenai kesempatan keberhasilannya, akan mempertahankan sikap dan perilaku yang telah menjadikan kehidupannya sulit saat ini.

Hanya pribadi yang pendapatnya bebas mengenai haknya untuk berhasil, yang akan menjadi pengupaya bagi perbaikan nasibnya sendiri.

Yakinilah bahwa,

Ketinggian yang mungkin Anda capai, hanya sebanding dengan kualitas sikap Anda kepada Anda sendiri.

Terimalah dengan ikhlas, bahwa

Penghalang keberhasilan yang terbesar bukanlah kurangnya kemampuan atau kesempatan, tetapi rendahnya pendapat seseorang – mengenai apa yang bisa dikerjakannya dan apa yang bisa dicapainya.

………..

Sahabat saya yang hatinya baik,

Mohon Anda sampaikan masukan atau pertanyaan Anda.

Anda juga bisa saling memberikan masukan bagi komentar dan pertanyaan sesama Super Members.

Kesungguhan kita untuk memuliakan jiwa-jiwa kecintaan dalam keluarga kita, menentukan kesegeraan terjawabnya semua doa dan harapan kita.

Tetaplah menjadi jiwa baik yang berbakat bagi kebahagiaan dan kesejahteraan.

Terima kasih dan salam super,

Mario Teguh

Menjual dan Menyewakan Media Display

..