7 Tips Agar Status Magang Berganti Jadi Karyawan

Magang tak hanya mengenalkan Anda pada dunia kerja sesungguhnya, namun juga membuka kesempatan mengubah status magang menjadi karyawan permanen. Anda juga bisa mendapatkan kesempatan tersebut, asalkan memiliki performa baik selama menjalani masa magang.

Praktikkan sejumlah cara berikut untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari program magang:

1. Tentukan tujuan magang. Apakah untuk mendapat ilmu atau mencari penghasilan. Pilih perusahaan yang sesuai dengan tujuan kita. Tapi, jangan lupakan kalau pengalaman selama magang akan sangat membantu ketika kita terjun ke dunia kerja. Sebaiknya pilih perusahaan yang memberi banyak kesempatan belajar.

2. Hormati peraturan perusahaan dan jaga tingkah laku. Perhatikan budaya perusahaan, bagaimana harus bicara dengan setiap level, bagaimana gaya berpakaiannya hingga menjaga nama baik perusahaan. Kalau kita bersikap sopan dan menghormati orang lain, mereka pun akan menghargai kita.

3. Temukan orang yang bisa menjadi “mentor pribadi”. Yakni senior yang bersedia membagi ilmu, pengalaman dan tidak pelit memberi kita kesempatan belajar. Agar tak mengganggu waktu kerjanya, ajak ia berdiskusi pada jam makan siang.

4. Anggap magang seperti tes kerja. “Selama magang, rekan sekerja dan atasan pasti akan menilai Anda, baik kinerja dan perilaku. Lalu, kami sebagai pihak HRD tentu akan mendapat laporan penilaian. Bila hasil kerja memuaskan, memberi value pada perusahaan, dan memiliki pribadi yang baik di lingkungan kerja, biasanya kami akan menawarkan kesempatan kerja bila ada posisi lowong. Tak ada salahnya juga bila Anda yang proaktif bertanya. Setelah itu, Anda harus tetap menjalani proses rekrutmen dalam bentuk wawancara kerja, psikotes, hingga tes kesehatan,” tutur Hiralalitya, 23, Human Resource Officer, Kompas-Gramedia Group.

5. Sebagai pendatang baru di perusahaan, usahakan untuk tidak “membisu” terlalu lama. Segeralah inisiatif meminta tugas yang bisa dikerjakan. Jika ada yang kurang dimengerti, jangan segan bertanya pada pembimbing agar hasil pekerjaan sesuai yang diharapkan. Lalu, bekerjalah dengan sepenuh hati agar hasilnya maksimal.

6. Ungkapkan minat dan ketertarikan menjadi karyawan. Jika perusahaan melihat kita sebagai pribadi yang kompeten, mereka takkan ragu mengajak kita bergabung.

7. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih. Saat magang berakhir, sampaikan ungkapan terima kasih Anda, bisa dalam bentuk bingkisan atau kue pada mereka. Ini akan meninggalkan kesan baik dan menjaga pertemanan.

(Majalah Chic/ Bestari Kumala Dewi, Precilia Meirisa), kompas.com

Menjual dan Menyewakan Media Display

..